GAMBARAN UMUM DESA KARANGGEDANG
Desa Karanggedang adalah Salah satu Desa di Kabupaten Purworejo yang letaknya 42 km dari Pusat kota dan berada di Garis Batas dengan Kabupaten Wonosobo. Berada pada ketinggian 615-1.168 MDPL tentu dapat dibayangkan bahwa desa Karanggedang sebagian besar wilayahnya dikelilingi Hutan dan perbukitan yang elok dan sangat menarik. Panorama alam dan Kebersihan Udara serta sumber daya alam lainya yang masih sangat terjaga, 25% wilayah kami merupakan Pemukiman, 10% merupakan lahan Persawahan, dan sisanya merupakan Lahan Perkebunan Rakyat dan Hutan Pinus milik Perhutani. Potensi wisata Alam baik pemandangan, aliran sungai, dan Curug merupakan hal yang sangat mudah di temui di Desa Kami.
TANTANGAN DESA KARANGGEDANG MASA LALU
Tantangan pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Karanggedang pada masa lalu , adalah sebagai berikut :
- Akses Jalan yang sulit untuk ditembus dengan kendaraan menjadikan Karanggedang dipandang sebelah mata dianggap sebagai Desa yang Tertinggal,susah berkembang apalagi Maju
- Warga sulit mendapatkan akses pendidikan yang layak sehingga Desa Karanggedang semakin tertinggal dibandingkan desa desa lain
- Sebagian besar warganya adalah petani dan buruh tani yang sangat minim pemahaman dan ilmu sehingga Secara Ekonomi Karanggedang tergolong Desa yang sangat Miskin.
- Akses teknologi sulit sekali dikembangkan didesa Karanggedang, baru pada tahun 1994 Desa Karanggedang mendapatkan aliran Listrik dari PLN, sehingga kesan Pelosok dan Pedalaman sangat terasa di Desa Karanggedang
- Sebagian Besar Pemuda dan Pemudi Memilih kerja sebagai perantau menjadi Pembantu Rumah Tangga, penjaga Toko, dan pedagang kaki lima di kota besar seperti Bandung dan Jakarta, sehingga perkembangan Desa terkesan sangat lambat.
- Tidak ada satu nilai positif pun di Desa Karanggedang kecuali satu satunya Potensi yang dapat dijaga yakni adalah Guyub Rukun dan Budaya Gotong royong yang sangat baik, sehingga Desa Karanggedang relative aman.
Paradigma negatif sebagaimana yang kami uraikan diatas masih melekat kepada setiap orang yang mendengar Nama Desa Karanggedang hingga kurang lebih tahun 2000an. Hingga kemudian Desa Karanggedang Mulai bangkit di era kepemimpinan Kepala Desa Bapak Sartono,S.Pd periode (1999-2013). Dengan Modal Guyub rukun dan Semangat Gotong royong sebagai satu satunya modal Dasar menuju Desa yang lebih baik,beberapa Prestasi mulai diukir sehingga pembangunan infrastruktur mulai berkembang di Desa Karanggedang.
PERILAKU DAN POTENSI POSITIF SAAT INI
Beberapa hal yang menjadi bagian perubahan Perilaku dan menjadi nilai Positif di Desa Karanggedang adalah sebagai berikut :
- Desa Taat Pajak
Tahun 2009 Desa Karanggedang adalah desa pertama di Kecamatan Bruno dan Merupaka Desa Kedua di Kabupaten Purworejo yang menggagas upaya Percepatan Pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) melalui Program Tabungan PBB PKK, sehingga sejak tahun 2006 hingga sekarang Desa Karanggedang dapat mempertahankan secara continu sebagai Desa peringkat atas dalam ketaatan Pelunasan PBB baik di Kecamatan Bruno maupun di Kabupaten Purworejo. Dan hingga sekarang sudah sebagian besar desa desa di Bruno yang melakukan Program percepatan PBB dengan cara yang sama.
Dokumentasi pendukung
- Desa Berintegritas
Tahun 2018 Desa Karanggedang masuk menjadi jajaran 3 Desa terbaik dalam Percepatan Penyerapan Dana Transfer di Kabupaten, hal tersebut menjadi awal tercapainya beberapa hal positif bagi desa Karanggedang, antara lain sebagai berikut ;
- Model Perencanaan Pembangunan Desa Karanggedang menjadi Rujukan model dikecamatan Bruno. Desa Karanggedang merupakan desa Pertama yang setiap tahun melakukan review RPJMDes dan melakukan penyusunan RKPDes dengan mengawali melalui Musdus Penggalian Gagasan, dan yang paling unik adalah di Desa Karanggedang dalam rangka mendukung Pangarasutaman Gender memberlakukan khusus kepada Perempuan untuk mendapatkan 1 kegiatan Musyawarah Desa Penggalian Gagasan Khusus Perempuan. Sehingga peran perempuan dalam upaya pembangunan sangat terakomodir.
Dokumentasi pendukung
- Desa Karanggedang adalah satu satunya desa yang dalam penyusunan RAB Kegiatan Pembangunan langsung dibuat bersama sama dengan warga sebagai Pemanfaat.
Dokumentasi pendukung
- Desa Karanggedang ditunjuk menjadi Pilot Projek mewakili Kabupaten Purworejo Desa Percontohan Anti Korupsi bersama dengan 28 Desa lainya di Provinsi Jawa Tengah tahun 2022-2023.
Dokumentasi pendukung
- Penata usahaan keuangan yang baik.
Secara umum di Kabupaten Purworejo sudah menggunakan aplikasi siskeudes sebagai alat untuk membantu pengelolaan Keuangan.
- Sejak tahun 2020 Siskeudes di setting secara Online dan merupakan satu dari 2 Kabupaten pertama di Jawa Tengah yang melakukan transformasi ke dalam siskeudes online.
Dokumentasi pendukung
- Sejak tahun 2024 Pembayaran belanja desa di kembangkan secara CMS (Casless Managemen System)
Dokumentasi pendukung
- Pengawasan Internal dan Eksternal yang baik
- Sejak tahun 2022 siskeudes Oline terintegrasi dengan siswaskeudes yang dikelola oleh Inspektorat Kabupaten sebagai bagian dari Upaya Pengawasan APIP.
- Mulai tahun 2025 ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Purworejo Mengembangkan Aplikasi Jaga Desa sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap Keuangan desa.
Dokumentasi pendukung
- Pencairan semua SPP dibuat Oleh Kaur Keuagan atas Pengajuan dari TPK desa,diverifikasi Oleh Sekretaris Desa, Disahkan Oleh Kades, dan direkomendasi oleh Camat. Pola ini tidak dilakukan Oleh semua Desa di Indonesia,Hal ini merupaan bagian dari pengawasan terstruktur yang dilakukan terhadap pembelanjaan APBDes.
Dokumentasi pendukung
- Desa Peduli Lingkungan
- Juara III Tingkat Kecamatan Lomba Kampung cantik pada tahun 2022.
Lomba Kampung Cantik adalah Lomba Tingkat kecamatan yang salah satu indicator penilaianya adalah Kebersihan Lingkungan dan Pemanfaatan lingkungan.
Dokumentasi pendukung
- Penghargaan Desa ODF tahun 2023 oleh Bupati Purworejo
Intervensi anggaran dari APBDes selama 4 Tahun berturut turut dengan memberi hibah Jambanisasi kepada Warga Masyarakat Desa Karanggedang berhasil membuat 180 unit jamban sehingga pada tahun 2023 karanggedang ditetapkan sebagai desa ODF
Dokumentasi pendukung
- Juara III Tingkat Kabupaten Lomba Desa Proklim tahun 2023
Lomba Kampung Proklim atau Kampung Peduli Iklim adalam merupakan Perlombaan tingkat Kabupaten yang salah satu Indikatornya adalah Kesehatan , kebersihan Lingkungan, ,Pemanfaatan Lahan Pekarangan , dan Pola Hidup Bersih dan Sehat.
Dokumentasi pendukung
- Juara II Tingkat Kabupaten Lomba Desa Karangpandan tahun 2024
Lomba Karangpandan merupakan Lomba yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten purworejo yang fokusnya adalah tentang Inovasi Desa tentang Pemanfaatan Lahan Pekarangan sebagai bagian dari Ketahanan Pangan.
Dokumentasi pendukung
- Melakukan Inovasi guna memberi solusi isu linkungan
Di Desa Karanggedang sekarang terdapat sekitar 42 orang yang memiliki Usaha bidang Peternakan Ayam petelur, Bebek, dan Burung Puyuh. Dengan jumlah masing masing sebagai berikut :
- Ayam Petelur kurang lebih 56.000 ekor
- Burung Puyuh kurang lebih 70.000 ekor
- Bebek kurang lebih 2000 ekor
Dari sejumlah itu tentu perlu dicarikan solusi agar tidak terjadi pencemaran lingkungan mengingat Desa Karanggedang merupakan Desa tertinggi sehingga Pasokan air bersih ke beberapa desa dibawahnya memanfaatkan Mata air yang ada di Desa Karanggedang. Salah satu bentuk inovasinya adalah dengan cara pengelolaan limbag hewan ternak. Inovasi tersebut sudah digagas oleh Pemerintah Desa dan akan segera ditindak lanjuti di Tahun 2025 ini.
Dokumentasi pendukung
- Desa Pelopor BUMDes berkelanjutan dan Inovatif
- Toko Desa Naya Sejahtera merupakan Toko desa yang menerapkan Pembayaran dengan Metode Barcode dan menggunakan QRis di Desa. Dengan Omset antara 400.000.000 – 600.000.000 per tahun Bumdes Naya sejahtera dikategorikan sebagai Bumdes paling maju dan Paling berkembang di Kecamatan Bruno, bahkan BUMDes Naya Sejahtera masuk dalam jajaran 5 besar BUMDes paling berkelanjutan dan Maju di Kabupaten Purworejo.
- Berdiri sejak Tahun 2017, BUMDes Naya Sejahtera sudah memiliki Total asset hampir mendekati 1 Milyar serta memiliki beberapa Unit Usaha antara lain :
- Toko Desa dan BRI-Link
Dokumentasi pendukung
- Peternakan Ayam Petelur (gagal pada tahun 2019 kategori Force majure)
Dokumentasi pendukung
- Pengelola Sambungan Air bersih untuk Warga Masayarakat Deas Karanggedang
Dokumentasi pendukung
- Peternakan Kambing bermitra dengan warga
Dokumentasi pendukung
- Peternakan Telur Puyuh bermitra dengan Pengusaha local
Dokumentasi pendukung
Dokumentasi pendukung
.
- Desa Ramah Usaha dan UMKM
- Sejak Tahun 2017 mulai Tumbuh usaha Peternakan Unggas dan dapat berkembang hingga sekarang menjadi sentra penghasil Telur di Kabupaten Purworejo. Bahkan setiap hari lebih dari 5 Ton Telur keluar dari desa Karanggedang untuk dipasarkan ke berbagai Daerah baik diPurworejo, Kebumen maupun Wonosobo.
- Beberapa hasil UMKM di pasarkan dan dibantu pemasaranya oleh BUMDes dan Pemerintah Desa misalnya usaha Pengolahan Kulit Pisang menjadi Kopi milik Bapak Supono, Usaha Criping Pisang milik Bu Semi, serta Produsen Pangsit milik Bu Parinah, semuanya di fasilitasi dengan baik di Desa Karanggedang.
Dokumentasi pendukung :
- Desa dengan Pemanfaat Layanan Produk BRI yang Taat
Pada tanggal 21 Agustus 2025 dalam pelaksanaan Pendampingan Desa Brilian, Pejabat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Jogjakarta hadir secara langsung sebagai apresiasi atas ketaanan Pemanfaat terhadap Produk BRI dan dibuktikan dengan sajian data dari sekitar 50 warga Karanggedang yang mendapatkan manfaat layanan Kredit dari BRI, mendapatkan predikat NPL 0% (Kredit Macet 0%)
HARAPAN DARI RENCANA STRATEGIS MASA DEPAN DESA KARANGGEDANG
- Merencanakan Inovasi Usaha bidang Penelolaan Limbah, antara lain :
- kotoran Hewan menjadi Kascing dari Kotoran Sapi
Dalam hal ini BUMDes bermitra dengan GAPOKTAN yang sudah memiliki Klinik PHT. Dan Rumah kascing yang dalam pendirianya juga diintervensi Anggaran oleh Pemdes.
Dokumentasi pendukung
- Kotoran Burung Puyuh dan Ayam petelur Menjadi Pupuk Kering dan Magot
Dalam hal ini BUMDes akan bekerja sama dengan Mitra Peternak dan Pemilik Usaha Burung Puyuh dan Ayam Petelur di Desa Karanggedang. Kandang berukuran 15 x 10 m ini sedang proses pembuatan diperkirakan akan selesai di akhir bulan agustus dan awal bulan September sudah mulai beroperasi.
Dokumentasi pendukung:
Harapaya tahun depan (2026) Bumdes Naya Sejahtera Memiliki Unit Mobil Khusus untuk Angkutan Pupuk dan Limbah serta Sampah Rumah Tangga sehingga Karanggedang benar benar menjadi Desa Ramah Lingkungan.
Form Komentar